Oli mobil berperan penting dalam melumasi komponen mesin agar gesekan antar logam tidak menimbulkan keausan berlebihan. Banyak pemula yang tidak mengetahui cara cek kondisi oli yang benar karena mengetahui cara cek dan menentukan waktu ganti oli sangatlah penting untuk menjaga mesin tetap sehat dan awet. Simak hal berikut untuk cara cek kondisi oli mobil yang benar!

Cara Cek Kondisi Oli Mobil
Berikut langkah sederhana untuk cara cek kondisi oli mobil:

- Parkir Mobil di Permukaan Rata
Pastikan mobil berhenti di area datar agar pengukuran oli akurat. - Matikan Mesin dan Tunggu Beberapa Menit
Biarkan oli mengendap di bak oli agar pengecekan tidak bias. - Tarik Dipstick Oli
- Keluarkan dipstick, lalu lap hingga bersih.
- Masukkan kembali hingga mentok, lalu tarik lagi untuk melihat level oli.
- Periksa Level dan Warna Oli
- Level oli ideal berada di antara tanda MIN dan MAX pada dipstick.
- Warna oli sehat biasanya cokelat keemasan, sedangkan oli yang sudah kotor akan menghitam pekat dan encer.
- Rasakan Tekstur Oli
Gosok sedikit oli di jari. Jika terasa kasar, artinya oli sudah banyak mengandung kotoran dan harus diganti.
Waktu yang Tepat Ganti Oli Mobil
Umumnya, oli mobil perlu diganti setiap 3 hingga 6 bulan sekali atau setiap 5000-10.000 km—mana yang tercapai lebih dulu. Namun, frekuensi bisa lebih cepat jika:
- Mobil sering digunakan di kemacetan parah.
- Sering melakukan perjalanan jarak jauh.
- Mobil digunakan untuk mengangkut beban berat.
Dampak Tidak Cek Kondisi Oli dan Telat Ganti Oli
Menunda penggantian oli mesin merupakan kebiasaan yang sering dianggap sepele oleh sebagian pemilik kendaraan, padahal efeknya bisa sangat merugikan. Oli berfungsi sebagai pelumas utama yang menjaga gesekan antar komponen mesin tetap halus. Jika oli sudah terlalu lama dipakai, kualitas dan viskositasnya akan menurun sehingga kemampuan melumasi tidak lagi optimal. Akibatnya, suhu mesin cenderung meningkat karena gesekan antar logam lebih besar dan proses pendinginan tidak berjalan maksimal. Mesin yang terlalu panas berisiko mengalami overheating dan menimbulkan kerusakan serius.
Selain itu, telat mengganti oli juga mempercepat keausan pada komponen mesin. Partikel kotoran dan sisa pembakaran yang menumpuk pada oli lama dapat berubah menjadi endapan atau lumpur oli (sludge). Endapan ini bisa menghambat aliran oli dan memperparah gesekan di dalam mesin. Dalam jangka panjang, hal tersebut akan memperpendek usia pakai komponen penting seperti piston, silinder, hingga katup. Biaya perbaikannya tentu jauh lebih besar dibandingkan biaya ganti oli rutin.
Dampak lainnya adalah penurunan performa kendaraan. Mesin yang kurang terlumasi akan bekerja lebih berat, sehingga respons akselerasi menurun. Tidak hanya itu, konsumsi bahan bakar juga menjadi lebih boros karena mesin harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menghasilkan performa yang sama. Jadi, menunda penggantian oli bukan hanya merugikan dari sisi teknis, tetapi juga menambah beban pengeluaran harian akibat pemborosan BBM.
Oleh karena itu, penting bagi setiap pemilik mobil untuk mematuhi jadwal penggantian oli sesuai anjuran pabrikan. Dengan disiplin melakukan servis tepat waktu, kondisi mesin akan selalu prima, performa tetap stabil, dan biaya perawatan jangka panjang bisa ditekan secara signifikan.
Servis Oli Mobil di Bengkel BOS
Untuk pergantian oli yang tepat dan aman, percayakan pada Bengkel BOS yang menyediakan oli berkualitas sesuai kebutuhan mobil Anda. Bengkel BOS tersedia di 29 cabang Jabodetabek dan Yogyakarta, dengan pelayanan profesional dan informatif. Booking servis sekarang lewat WhatsApp 0859-5934-2233.